Penjarahan Hutan Terbongkar, Aparat Sita 10 Ton Kayu di Sungai Dedap

 Aksi pembalakan liar kembali terungkap di Kabupaten Kepulauan Meranti. Polisi mengamankan sekitar 10 ton kayu olahan yang dirakit dalam 18 rakit di Perairan Sungai Dedap, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Selasa malam (23/12/2025). Kayu tersebut diduga kuat berasal dari aktivitas illegal logging dan disiapkan untuk diangkut melalui jalur laut.

Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas ilegal di jalur perairan yang dikenal sepi dan dikelilingi hutan bakau. Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat dengan menurunkan tim gabungan untuk melakukan penyisiran secara senyap.

Bacaan Lainnya

 

 

Sekitar pukul 18.00 WIB, tim Satreskrim dan Sat Polairud bertolak menuju lokasi menggunakan kapal patroli dan speedboat. Setelah menembus gelapnya perairan dan kuatnya arus laut, petugas tiba di Sungai Dedap sekitar pukul 20.40 WIB dan langsung melakukan penyisiran intensif di sepanjang alur sungai.

Hasilnya, sekitar pukul 21.30 WIB, petugas menemukan belasan rakit kayu olahan yang telah dirakit rapi dan diperkirakan memiliki berat mencapai 10 ton. Kayu-kayu tersebut diduga kuat berasal dari aktivitas pembalakan liar dan disiapkan untuk segera diangkut melalui jalur laut.

 

 

Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, SH, MH membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menyebutkan, saat penggerebekan dilakukan, lokasi dalam keadaan kosong tanpa satu pun pelaku berada di tempat.

“Kami tidak menemukan aktivitas manusia di lokasi. Diduga kuat kayu-kayu ini sengaja ditinggalkan untuk menghindari kejaran petugas,” ungkap AKP Roemin Putra, Rabu (24/12/2026).

Proses evakuasi barang bukti berlangsung penuh tantangan. Gelapnya malam, kawasan hutan bakau yang rapat, serta arus laut yang deras menyulitkan petugas dalam menarik rakit kayu menuju dermaga. Bahkan, beberapa rakit sempat pecah dan terlepas akibat derasnya arus saat proses penarikan.

Pos terkait