KAMPAR — Ada info hot nih dari sektor perkebunan Kampar! PTPN IV Regional III baru aja bikin gebrakan bareng TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga lokal buat nge-ganyang dua problem utama yang meresahkan: penyalahgunaan narkoba dan aksi maling kelapa sawit. Fix, kolaborasi ini langsung dapet respons positif karena dinilai sat-set banget dalam melindungi lingkungan sekitar.
Aksi nyata ini dikemas lewat sosialisasi edukatif seputar bahaya narkoba dan pencegahan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) maupun brondolan sawit di Dusun II Kota Batak, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung.
“Narkoba ini adalah sumber dari beragam kejahatan, termasuk pencurian. Kami yakin, dengan kerja sama dan kolaborasi yang baik, maka persoalan ini bisa kita hadapi bersama,” jelas Manager PTPN IV Regional III Kebun dan PKS Sei Garo, Rico Irwansyah Surbakti.
Rico menambahkan kalau letak geografis Riau yang dekat sama Selat Melaka emang bikin peredaran narkoba jadi red flag utama. Masalahnya, efek barang haram ini sering bikin pelakunya nekat melakukan tindakan kriminal, salah satunya menjarah aset perkebunan negara.
Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan, lewat Kapolsek Tapung Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto, langsung ngasih respect dan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Menurutnya, kolaborasi bareng perusahaan emang penting banget demi menekan angka pencurian sawit di wilayah Tapung. Senada dengan itu, Danramil 16 Tapung Kapt. Infanteri Devi Khairul Edward juga berterima kasih karena PTPN IV mau memfasilitasi keluhan sosial masyarakat di tingkat tapak.
Dengan adanya sinergi lintas sektor ini, PTPN IV Regional III membuktikan komitmennya buat menciptakan operasional perusahaan yang aman, berintegritas, dan pastinya berdampak positif bagi masa depan generasi muda di Riau. Say no to drugs and crime, guys! 🚫🌴✨





