Elevasi Air Waduk Koto Panjang Alami Penurunan 18 Sentimeter

Manajemen PLTA Koto Panjang Kabupaten Kampar menyampaikan pembaruan kondisi Waduk Koto Panjang, Sabtu (17/1/2026) pukul 07.00 WIB. Hasil pemantauan menunjukkan elevasi waduk berada di angka 81,09 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 18 sentimeter dibandingkan kondisi sehari sebelumnya pada waktu yang sama, yang tercatat di level 81,27 mdpl. Perubahan elevasi ini dipengaruhi oleh dinamika debit air masuk dan keluar waduk.

Bacaan Lainnya

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa pada periode pemantauan tersebut debit air masuk atau inflow ke waduk tercatat sebesar 142,53 meter kubik per detik (m³/s). “Sementara debit air keluar melalui turbin atau outflow mencapai 326,33 m³/s,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa sebelumnya manajemen telah melakukan pembukaan pintu pelimpah waduk atau spillway gate Selasa (30/12/2025) pukul 10.00 WIB. Langkah ini dilakukan melalui mekanisme early release setelah dibahas bersama Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan PLTA Koto Panjang dan mengikuti prosedur yang berlaku.

Pada tahap awal, spillway dibuka dengan total dua pintu, masing-masing setinggi 50 sentimeter. Berdasarkan tabel buangan air, bukaan tersebut setara dengan debit outflow spillway sekitar 134 m³/s. Dengan kondisi itu, total air keluar dari waduk merupakan gabungan antara outflow turbin dan spillway.

Dhani menguraikan bahwa kebijakan early release diambil untuk menjaga keseimbangan inflowoutflow, dan elevasi waduk. Hal ini dilakukan karena operasional PLTA Koto Panjang saat ini hanya dijalankan dengan dua unit pembangkit, sehingga kapasitas outflow turbin belum maksimal. “Pemantauan kondisi waduk dan debit aliran Sungai Kampar terus kami lakukan secara intensif, menyesuaikan dengan perubahan inflow dan elevasi,” ujarnya.

Manajemen PLTA Koto Panjang kembali mengimbau masyarakat di wilayah hilir waduk dan sepanjang aliran Sungai Kampar agar tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh pihak PLTA serta instansi terkait.Pemantauan kondisi waduk akan terus dilakukan secara berkala. Informasi terbaru akan disampaikan sesuai dengan perkembangan di lapangan. ***

Pos terkait