Tuah Sejawat.com – KEPULAUAN MERANTI – Warga Kecamatan Tebing Tinggi Barat lagi bener-bener dibuat shock sama berita duka yang mendadak viral di lingkungan mereka. Seorang perempuan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di tempat yang nggak terduga: tangki air bawah tanah. Kejadian ini langsung jadi pusat perhatian netizen lokal dan bikin suasana di lokasi penuh haru.
Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Ipda Dominikus Turnip, mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, mengonfirmasi kalau tim kepolisian langsung gercep meluncur ke lokasi kejadian buat melakukan olah TKP setelah dapet laporan dari warga yang panik.
Korban diketahui bernama Ibu Warsiah (56). Kronologinya bermula pas suaminya, Pak Sairan (65), mulai merasa ada yang sus karena sang istri tiba-tiba nggak ada di rumah. Pak Sairan sudah coba cari keliling komplek dan tanya-tanya tetangga, tapi hasilnya tetap nihil alias nggak ketemu.
Instinct sang suami makin kuat pas dia liat tutup tangki air bawah tanah di rumah mereka posisinya agak geser. Karena merasa ada yang nggak beres, Pak Sairan minta tolong warga sekitar buat bantu cek. Mereka akhirnya mutusin buat sedot air di dalam tangki itu pakai mesin pompa. Pas airnya sudah surut, ternyata beneran ada Ibu Warsiah di dalamnya dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Truly a heartbreaking moment buat keluarga dan warga yang bantu proses pencarian.
Usut punya usut, ternyata Ibu Warsiah memang punya riwayat mental health issue sejak tahun 2011 dan rutin minum obat penenang dari dokter. Pihak keluarga juga sudah open soal kondisi ini dan menganggap kejadian ini murni musibah yang nggak terduga.
“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan menolak buat dilakukan autopsi karena mereka paham kondisi almarhumah selama ini,” jelas Ipda Dominikus Turnip.
Polisi sudah melakukan prosedur awal dan memastikan semuanya sesuai aturan. Sekarang, keluarga fokus buat proses pemakaman dan berharap masyarakat nggak bikin spekulasi yang aneh-aneh. Rest in peace, Ibu Warsiah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan buat melewati masa sulit ini.





