Inhu Lagi Nggak Oke! Ratusan Rumah di Pematang Reba Kelelep Banjir Akibat Drainase Bad Vibes

Tuah Sejawat – RENGAT — Wilayah Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu lagi dilanda bad vibes parah nih. Gimana enggak, ratusan rumah warga fix terendam genangan air setelah diguyur hujan deras tanpa henti selama hampir tujuh jam pada Jumat (15/5/2026).

Titik banjirnya menyebar ke mana-mana, mulai dari kawasan Gerbangsari, Jalan Keluarga, Perum Serangkak, Perum Aura Residen, sampai Jalan Kemuning. Kondisi ini makin diperparah gara-gara sistem drainase yang error alias nggak berfungsi maksimal buat menampung debit air.

Bacaan Lainnya

Nggak cuma rumah warga, fasilitas pelayanan publik kayak kantor lurah dan gedung sekolah juga ikutan lumpuh total kelelep air. Warga lokal menilai kalau banjir kali ini adalah yang paling parah dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

“Kondisi kayak gini sebenarnya sudah lama banget terjadi, tapi minim perhatian dari pemerintah daerah. Padahal Pematang Reba ini kan pusat perkantoran Pemkab Inhu,” keluh salah satu warga Gerbangsari, Muji.

Warga menyayangkan sikap para pejabat yang tinggal di sekitar kelurahan tapi terkesan cuma menjadikan penderitaan masyarakat sebagai tontonan tanpa solusi konkret. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan sudah mencapai lutut orang dewasa.

Kekecewaan serupa juga datang dari seorang pensiunan pegawai pemda setempat yang rumahnya ikutan dikepung air. Dia menyoroti birokrasi yang lambat banget karena usulan buat normalisasi parit pembuangan bertahun-tahun selalu diabaikan, padahal sudah bolak-balik ganti kepala daerah.

Sekarang, warga mendesak Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, dan Wakil Bupati, Hendrizal—yang kebetulan juga warga Gerbangsari—buat segera take action melakukan pengerukan parit secara sat-set demi menyudahi penderitaan warga. Semoga segera ditangani dan nggak cuma jadi wacana ya! 😢🌊

Pos terkait