Pemerintah Kota Pekanbaru terus mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Hingga awal 2026, Pemko menargetkan seluruh 104 dapur MBG dapat beroperasi penuh untuk melayani peserta didik di Kota Pekanbaru.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, saat ini operasional dapur MBG belum berjalan sepenuhnya. Pada Desember 2025, jumlah dapur yang aktif baru sekitar 60 unit. Namun, pemerintah kota terus mendorong percepatan agar seluruh dapur segera berfungsi.
“Mudah-mudahan bulan ini semuanya sudah berjalan. Jumlah peserta didik di Pekanbaru hampir 300 ribu orang, sementara yang baru terlayani sekitar 120 ribu. Harapannya, pada 2026 seluruh anak di Pekanbaru bisa mendapatkan Makan Bergizi Gratis,” kata Markarius, Senin (12/1/2026).
Menurut dia, percepatan operasional dapur MBG menjadi faktor kunci agar program nasional tersebut dapat dirasakan secara merata oleh seluruh peserta didik. Selain jangkauan layanan, Pemko juga menaruh perhatian pada keberlanjutan program.
Pada awal tahun ini, Markarius meninjau langsung penyaluran perdana Program Makan Bergizi Gratis di TK Negeri 6, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Di awal tahun ini saya memang sengaja turun langsung ke beberapa sekolah untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan baik di Kota Pekanbaru, baik dari sisi porsi maupun kualitas makanannya,” ujar Markarius.
Pemko Pekanbaru berharap, dengan beroperasinya seluruh dapur MBG, program ini dapat memberikan dampak positif bagi pemenuhan gizi peserta didik serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.





